Gerakan Perlawanan Islam Hamas menilai serangan udara yang
dilancarkan pesawat-pesawat tempur Zionis ke Jalur Gaza pada Senin
(28/10) pagi merupakan eskalasi exhibisi yang bertujuan untuk meneror
warga sipil Palestina.
Hamas menegaskan bahwa penjajah Zionis harus bertanggung jawab penuh
atas setiap dampak dan efek eskalasi ini. Hamas memperingatkan bahwa
penjajah Zionis memanfaatkan kondisi Arab, perundingan dengan OP dan
koordinasi keamanan dengan OP untuk melakukan agresi ke Jalur Gaza,
bersamaan dengan operasi keamanan brutal di Tepi Barat yang diselingi
dengan operasi penangkapan terhadap puluhan mahasiswa dan tokoh nasional
melalui koordinasi dengan otoritas Palestina.
Hamas menegaskan bahwa penjajah Zionis tidak akan berhasil memuluskan
kemauannya dengan meraba denyut perlawanan dan menguji kesabarannya.
Pada Senin pagi, kemarin, pesawat tempur Zionis melancarkan serangan
udara ke kota Gaza, namun tidak menimbulkan kerusakan dan korban jiwa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar