Kamis, 31 Oktober 2013

Uskup Agung Alexios Puji PM Haniyah

Uskup Agung Ortodoks Yunani Alexios di Gaza menegaskan bahwa gerakan Hamas dan pemerintahnya sangat memperhatikan keamanan Gereja dan umat Kristen di Jalur Gaza.
Dalam wawancaranya dengan DW, Alexios tak sungkan memuji pemerintah Ismail Haniyah yang telah menjaga umat Kristen. Ia menyebutkan bahwa kerja sama antara Gereja dan Hamas tidak berubah.
“Kita hidup dalam keamanan yang sama sekarang, terutama setelah pecahnya Intifada kedua pada tahun 2000. Sebelum aturan Hamas ada, kekacauan keamanan dan gangguan tersebar di jalanan Palestina. Tapi saat ini kami tidak menghadapi masalah,” tambahnya.
Sang uskup menegaskan bahwa tidak ada perbedaan antara umat Muslim dan Kristen di Jalur Gaza.
Penasihat Media Haniyah Taher a -Nunu mengatakan bahwa “Orang Kristen di Gaza hidup aman seperti halnya umat Muslim, dan kami selalu bertemu dengan para pejabat untuk mendengarkan masalah dan tuntutan mereka dalam rangka membantu mereka.”
Gereja Ortodoks Yunani merupakan gereja terbesar dan tertua dari tiga gereja yang tersisa di Jalur Gaza.

Selasa, 29 Oktober 2013

Hamas Peringatkan Zionis Akibat Agresi ke Jalur Gaza

Gerakan Perlawanan Islam Hamas menilai serangan udara yang dilancarkan pesawat-pesawat tempur Zionis ke Jalur Gaza pada Senin (28/10) pagi merupakan eskalasi exhibisi yang bertujuan untuk meneror warga sipil Palestina.
Hamas menegaskan bahwa penjajah Zionis harus bertanggung jawab penuh atas setiap dampak dan efek eskalasi ini. Hamas memperingatkan bahwa penjajah Zionis memanfaatkan kondisi Arab, perundingan dengan OP dan koordinasi keamanan dengan OP untuk melakukan agresi ke Jalur Gaza, bersamaan dengan operasi keamanan brutal di Tepi Barat yang diselingi dengan operasi penangkapan terhadap puluhan mahasiswa dan tokoh nasional melalui koordinasi dengan otoritas Palestina.
Hamas menegaskan bahwa penjajah Zionis tidak akan berhasil memuluskan kemauannya dengan meraba denyut perlawanan dan menguji kesabarannya.
Pada Senin pagi, kemarin, pesawat tempur Zionis melancarkan serangan udara ke kota Gaza, namun tidak menimbulkan kerusakan dan korban jiwa.

Pesawat Tempur Israel Serang Wilayah Timur Gaza

Sebuah pesawat tempur Israel berputar-putar di atas langit Gaza dan menyerang barat utara kota yang dikepung pada hari Senin pagi (28/10/2013) kemarin.
Sumber-sumber lokal mengatakan kepada wartawan PIC bahwa pesawat perang Israel itu menembakkan dua rudal di daerah tak berpenghuni dekat menara Mawkusi.
Akibatnya, dua lubang besar yang dalam menganga, namun tidak ada korban yang dilaporkan.
Pasukan pendudukan Israel baru-baru ini meningkatkan serangan terhadap Jalur Gaza terutama di timur wilayah tersebut.